Jakarta, 27 Mei 2026 – Prabowo Subianto melaksanakan salat Idul Adha di Paris didampingi putranya Didit Hediprasetyo serta Teddy Indra Wijaya. Momen tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah foto dan video kegiatan ibadah hari raya itu beredar di media sosial. Suasana salat Iduladha berlangsung khidmat dengan dihadiri masyarakat Indonesia dan komunitas Muslim di Paris. Kehadiran Prabowo bersama Didit dan Teddy juga memunculkan antusiasme diaspora Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut. Banyak jamaah tampak berusaha menyapa dan mengabadikan momen bersama Presiden usai pelaksanaan salat.
Menurut sejumlah diaspora Indonesia yang hadir, suasana salat Iduladha di Paris terasa hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Kehadiran Presiden bersama keluarga dan jajaran pemerintahan dinilai memberikan kesan kedekatan dengan masyarakat Indonesia di perantauan. Selain mengikuti ibadah, Prabowo juga disebut menyempatkan diri menyapa jamaah dan berbincang singkat dengan beberapa warga negara Indonesia yang hadir. Didit Hediprasetyo turut menjadi perhatian karena dikenal sebagai desainer Indonesia yang aktif berkarier di tingkat internasional. Sementara Teddy Indra Wijaya terlihat mendampingi kegiatan Presiden selama agenda di Prancis berlangsung.
Pengamat sosial menilai kehadiran pemimpin negara dalam kegiatan keagamaan bersama diaspora memiliki makna simbolis yang cukup penting. Selain menunjukkan kedekatan dengan masyarakat Indonesia di luar negeri, momen seperti ini juga memperkuat hubungan emosional antara negara dan komunitas diaspora. Bagi warga Indonesia di perantauan, kesempatan bertemu langsung dengan Presiden dalam suasana hari raya sering dianggap sebagai pengalaman yang membanggakan. Momentum Iduladha juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat Indonesia untuk menjaga silaturahmi dan identitas budaya di luar negeri. Karena itu, kegiatan bersama diaspora dalam hari besar keagamaan sering mendapat perhatian luas di media sosial maupun masyarakat tanah air.
Di sisi lain, kunjungan Prabowo ke Prancis sendiri disebut berkaitan dengan agenda kenegaraan dan diplomasi bilateral antara Indonesia dan Prancis. Pengamat hubungan internasional menilai kegiatan keagamaan yang dihadiri Presiden di luar negeri juga dapat memperlihatkan sisi personal dan kedekatan sosial pemimpin negara di tengah agenda diplomatik resmi. Selain pembahasan kerja sama antarnegara, interaksi dengan diaspora Indonesia sering menjadi bagian penting dalam kunjungan luar negeri pejabat negara. Diaspora dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat citra positif Indonesia di tingkat internasional. Karena itu, hubungan baik antara pemerintah dan komunitas Indonesia di luar negeri dianggap penting untuk terus dijaga.
Momen Prabowo melaksanakan salat Iduladha di Paris bersama Didit dan Teddy akhirnya menjadi sorotan publik karena memperlihatkan suasana kebersamaan dan kedekatan dengan diaspora Indonesia. Banyak masyarakat menilai kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya menjaga hubungan emosional antara pemimpin negara dan warga Indonesia di luar negeri. Di tengah kehidupan perantauan yang penuh tantangan, momen kebersamaan dalam hari besar keagamaan dinilai mampu memperkuat rasa persaudaraan dan identitas nasional. Dengan hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan diaspora, masyarakat berharap komunitas Indonesia di luar negeri dapat terus berperan positif sebagai bagian dari wajah Indonesia di tingkat global.