Jakarta, 1 September 2026 – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad memastikan kondisi keamanan dan stabilitas daerah tetap terjaga untuk mendukung aktivitas investasi. Kepastian tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan pelaku usaha terhadap Kepri yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu kawasan ekonomi dan perdagangan di Indonesia. Pemerintah daerah terus berupaya menciptakan lingkungan usaha yang aman, tertib, dan memberikan kepastian bagi investor. Kondisi tersebut dinilai penting karena keberlanjutan investasi sangat dipengaruhi oleh stabilitas keamanan serta kemudahan menjalankan kegiatan usaha. Dengan situasi yang kondusif, pemerintah berharap investasi di berbagai sektor dapat terus berkembang dan memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.
Kepri memiliki posisi geografis yang strategis karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Letak tersebut membuat wilayah seperti Batam memiliki peran penting dalam aktivitas perdagangan, industri, pariwisata, dan konektivitas internasional. Perkembangan sektor bisnis juga membuat kebutuhan terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan usaha semakin tinggi. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus menjaga situasi agar kegiatan ekonomi dapat berlangsung tanpa gangguan. Keamanan yang terjaga sekaligus menjadi salah satu modal penting untuk mempertahankan daya tarik Kepri di mata investor.
Gubernur menilai penguatan keamanan perlu dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam memastikan kondisi wilayah tetap aman bagi masyarakat maupun pelaku usaha. Koordinasi dengan TNI, Polri, instansi terkait, serta unsur masyarakat diperlukan untuk mendeteksi dan menangani berbagai potensi gangguan sejak dini. Upaya tersebut juga mencakup pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Dengan koordinasi yang baik, pemerintah dapat memberikan respons lebih cepat apabila muncul persoalan di lapangan.
Kepastian keamanan juga berkaitan dengan keberlanjutan investasi yang telah berjalan di Kepri. Investor membutuhkan lingkungan usaha yang stabil agar dapat menjalankan produksi, distribusi, dan ekspansi bisnis sesuai perencanaan. Gangguan keamanan dapat meningkatkan risiko operasional sekaligus memengaruhi keputusan perusahaan dalam menanamkan modal. Karena itu, pemerintah daerah berupaya menjaga agar kondisi sosial dan ekonomi tetap stabil. Jaminan keamanan diharapkan dapat memberikan rasa percaya bagi investor yang sedang menjalankan usaha maupun calon investor yang mempertimbangkan Kepri sebagai lokasi investasi.
Selain keamanan, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan berbagai faktor pendukung investasi. Infrastruktur, konektivitas, ketersediaan energi, kualitas sumber daya manusia, serta pelayanan perizinan menjadi bagian dari ekosistem yang perlu diperkuat secara bersamaan. Batam dan sejumlah kawasan lain di Kepri memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai pusat industri dan perdagangan regional. Pemerintah perlu memastikan potensi tersebut didukung kebijakan yang memberikan kepastian dan kemudahan bagi dunia usaha. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing Kepri dalam menarik investasi baru.
Penguatan konektivitas digital juga menjadi salah satu peluang baru bagi Kepri. Batam terus dikembangkan sebagai salah satu simpul konektivitas digital yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura dan kawasan Asia Tenggara. Kehadiran infrastruktur kabel bawah laut dan pengembangan pusat data dapat membuka peluang investasi di sektor teknologi, pusat data, komputasi awan, serta ekonomi digital. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa potensi investasi Kepri tidak hanya berasal dari industri manufaktur dan perdagangan, tetapi juga sektor berbasis teknologi. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus memanfaatkan keunggulan geografis tersebut untuk memperluas basis ekonomi daerah.
Di sisi lain, pemerintah juga perlu memastikan pertumbuhan investasi memberikan manfaat bagi masyarakat Kepri. Masuknya investasi diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan aktivitas UMKM, serta memperkuat penerimaan dan perekonomian daerah. Pemerintah perlu menjaga agar hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat tetap berjalan secara harmonis. Penyelesaian persoalan yang muncul dalam kegiatan investasi harus dilakukan melalui komunikasi dan mekanisme yang sesuai. Dengan demikian, iklim investasi yang aman tidak hanya memberikan kepastian bagi perusahaan, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Komitmen menjaga keamanan juga terlihat dari upaya pemerintah dan aparat memperkuat pencegahan berbagai aktivitas ilegal yang dapat mengganggu citra daerah. Baru-baru ini, sejumlah pengelola tempat hiburan malam di Kepri mendeklarasikan komitmen bersama untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan usaha dan pariwisata yang sehat, aman, serta berkelanjutan. Kondisi keamanan yang semakin baik diharapkan dapat memperkuat kepercayaan wisatawan sekaligus pelaku usaha. Pemerintah melihat keamanan sebagai bagian tidak terpisahkan dari upaya membangun perekonomian daerah.
Dengan situasi keamanan yang terus dijaga, Gubernur Kepri optimistis daerah tersebut tetap menjadi tujuan investasi yang menarik. Pemerintah daerah akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat dan pelaku usaha untuk memastikan aktivitas ekonomi berjalan secara aman dan tertib. Keunggulan geografis, infrastruktur, konektivitas, serta peluang pengembangan industri menjadi modal penting bagi Kepri untuk mempertahankan daya saingnya. Stabilitas keamanan kemudian menjadi fondasi yang memastikan berbagai potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Pemerintah berharap kepastian tersebut mampu menjaga kepercayaan investor sekaligus mendorong masuknya investasi baru yang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Kepri.