Jakarta, 18 Mei 2026 – Laporan mengenai dugaan pembangunan pangkalan rahasia oleh Israel di wilayah Iraq untuk mendukung operasi militer terhadap Iran kembali memanaskan situasi geopolitik Timur Tengah. Sejumlah media internasional, termasuk laporan yang mengutip pejabat Amerika Serikat dan sumber keamanan regional, menyebut Israel diduga membangun fasilitas militer tersembunyi di kawasan gurun Irak guna mendukung operasi udara dan logistik selama konflik dengan Iran.
Menurut laporan yang beredar, pangkalan tersebut disebut digunakan sebagai titik dukungan operasi udara, lokasi pasukan khusus, hingga area siaga penyelamatan pilot apabila terjadi insiden dalam misi ke wilayah Iran. Beberapa laporan juga menyebut keberadaan fasilitas kedua di wilayah gurun Irak yang diklaim dibangun secara rahasia sebelum eskalasi konflik terbaru dimulai. Namun hingga kini, baik pemerintah Israel maupun otoritas Irak belum memberikan konfirmasi resmi terkait keberadaan dua pangkalan permanen seperti yang ramai diberitakan.
Laporan paling banyak dibahas berasal dari investigasi media internasional yang menyebut pasukan Israel sempat mendirikan pos operasi sementara di gurun Nukhaib, Irak barat. Operasi itu diduga berlangsung singkat dan berkaitan dengan pemantauan aktivitas kelompok pro-Iran di kawasan tersebut. Associated Press melaporkan bahwa aparat Irak sempat bergerak menyelidiki aktivitas mencurigakan sebelum terjadi serangan terhadap unit yang mendekati lokasi. Sementara laporan lain menyebut pangkalan tersebut berfungsi sebagai pusat logistik dan dukungan operasi udara Israel selama konflik dengan Iran.
Isu ini langsung memicu reaksi keras di Irak karena dianggap menyangkut pelanggaran kedaulatan negara. Sejumlah tokoh politik Irak meminta transparansi penuh terkait dugaan aktivitas militer asing di wilayah mereka. Pengamat keamanan menilai kawasan gurun Irak memang memiliki posisi strategis karena lokasinya relatif dekat dengan Iran dan memiliki wilayah luas yang sulit diawasi penuh.
Ketegangan antara Israel dan Iran sendiri terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah serangkaian serangan drone, rudal, dan operasi militer lintas negara di kawasan Timur Tengah. Banyak analis menilai keberadaan pangkalan semacam itu—apabila benar—menunjukkan semakin kompleksnya operasi militer dan intelijen regional yang kini melibatkan berbagai negara secara tidak langsung. Dunia internasional pun terus memantau perkembangan situasi karena konflik antara Israel dan Iran berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan energi global secara luas.