Jakarta, 30 Agustus 2026 – The Dog Stars merupakan film thriller fiksi ilmiah terbaru garapan Ridley Scott yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Peter Heller. Film ini membawa penonton ke dunia pasca-apokaliptik setelah pandemi mematikan menghancurkan sebagian besar populasi manusia. Film berdurasi 118 menit tersebut mulai tayang di bioskop pada 28 Agustus 2026.
Film ini dibintangi Jacob Elordi sebagai Hig, Josh Brolin sebagai Bangley, Margaret Qualley sebagai Cima, Guy Pearce sebagai Pops, Benedict Wong sebagai Aaron, serta Allison Janney sebagai Darlene.
Dunia Hancur akibat Pandemi
Cerita The Dog Stars berlangsung pada 2035, setelah pandemi flu mematikan mengurangi populasi dunia secara drastis. Peradaban runtuh dan kebutuhan dasar seperti makanan, bahan bakar, serta obat-obatan menjadi barang langka. Para penyintas tidak hanya harus menghadapi lingkungan yang keras, tetapi juga manusia lain yang mengancam keselamatan mereka.
Hig merupakan mantan pilot yang selamat dari pandemi, tetapi kehilangan istrinya dalam bencana tersebut. Ia kemudian tinggal di sebuah hanggar pesawat terbengkalai di Colorado bersama anjingnya, Jasper, dan Bangley, seorang mantan anggota militer yang memiliki kemampuan bertahan hidup.
Hidup dalam Kewaspadaan
Hig dan Bangley membangun tempat tinggal yang relatif aman di tengah dunia yang sudah porak-poranda. Bangley bertugas menjaga area tersebut dari ancaman, sedangkan Hig menggunakan pesawat kecil untuk mencari persediaan sekaligus mengamati wilayah sekitar.
Meski hidup dalam kondisi sulit, Hig masih menyimpan keinginan untuk menemukan kehidupan yang lebih baik. Berbeda dengan Bangley yang cenderung curiga dan mengutamakan keselamatan, Hig masih percaya bahwa mungkin ada manusia lain yang bisa dipercaya.
Sinyal Radio Misterius
Kehidupan Hig berubah ketika ia menangkap transmisi radio misterius saat menerbangkan pesawatnya. Sinyal tersebut menjadi petunjuk bahwa mungkin masih ada penyintas lain di luar wilayah yang selama ini mereka kenal.
Hig kemudian terdorong meninggalkan tempat perlindungannya untuk mencari sumber transmisi tersebut. Keputusan itu membuatnya memasuki wilayah yang jauh lebih berbahaya dan menghadapkan dirinya pada berbagai risiko.
Bertemu Cima dan Pops
Perjalanan tersebut akhirnya membawa Hig bertemu Cima, seorang perempuan yang juga berhasil bertahan hidup, serta ayahnya, Pops. Pertemuan ini membuka kemungkinan bagi Hig untuk kembali merasakan hubungan manusiawi setelah bertahun-tahun hidup dalam kesendirian dan ketakutan.
Namun, kehadiran mereka juga membawa persoalan baru. Hig harus menghadapi konflik dan ancaman sambil mempertanyakan sejauh mana dirinya bersedia mengambil risiko untuk mempercayai orang lain.
Hubungan Hig dengan Cima kemudian menjadi salah satu bagian penting dalam cerita. Di tengah dunia yang kehilangan banyak hal, keduanya menemukan kembali rasa percaya, kedekatan, dan harapan.
Bukan Sekadar Film tentang Bertahan Hidup
Berbeda dari film pasca-apokaliptik yang berfokus pada kehancuran dan aksi tanpa henti, The Dog Stars lebih menonjolkan sisi emosional dari kehidupan setelah kiamat. Ridley Scott menggambarkan bagaimana manusia berusaha mempertahankan rasa kemanusiaan ketika dunia di sekeliling mereka telah runtuh.
Film ini juga tidak menggunakan konsep zombie. Ancaman utamanya berasal dari kondisi dunia yang telah berubah, kelangkaan sumber daya, serta manusia yang masih bertahan hidup dengan cara masing-masing.
Pada akhirnya, perjalanan Hig bukan hanya tentang mencari tempat yang lebih aman. Ia juga berusaha menemukan alasan untuk kembali percaya kepada manusia dan menjalani kehidupan yang lebih berarti setelah kehilangan hampir segala sesuatu.
Dengan kombinasi fiksi ilmiah, thriller, drama, dan kisah hubungan antarmanusia, The Dog Stars menawarkan cerita pasca-apokaliptik yang tidak hanya menampilkan kehancuran dunia, tetapi juga mempertanyakan apa yang membuat manusia tetap menjadi manusia ketika semua yang mereka kenal telah hilang.