Jakarta, 8 September 2026 – Katy Perry akhirnya berbicara lebih terbuka mengenai hubungannya dengan mantan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau setelah melewati periode penuh perubahan dalam kehidupan pribadi dan kariernya. Penyanyi berusia 41 tahun itu menggambarkan pertemuannya dengan Trudeau sebagai salah satu hadiah terbesar yang diperoleh selama menjalani Lifetimes Tour. Hubungan tersebut hadir ketika Perry sedang berusaha bangkit dari masa yang disebutnya sebagai salah satu periode paling berat dalam hidup. Ia harus menjalani tur dunia sambil menghadapi berakhirnya hubungan panjang dengan Orlando Bloom, kritik terhadap karya musiknya, serta tekanan besar sebagai figur publik. Perry mengatakan pengalaman tersebut perlahan membuatnya kembali menemukan tujuan dan kekuatan dalam dirinya. Di tengah perjalanan itulah Trudeau hadir dan kini disebut Perry sebagai cinta dalam hidupnya.
Perry mengakui 2025 bukan tahun yang mudah baginya meskipun dari luar ia tetap terlihat aktif tampil di berbagai panggung dunia. Lifetimes Tour dimulai pada April 2025 dan berlangsung ketika kehidupan pribadinya sedang mengalami perubahan besar. Beberapa bulan setelah tur berjalan, hubungan Perry dan Orlando Bloom yang telah berlangsung hampir satu dekade berakhir. Situasi menjadi semakin berat karena Perry sedang berada di Australia ketika kabar perpisahan mereka menjadi perhatian publik. Jauh dari lingkungan pertemanan yang biasanya menjadi tempatnya mendapatkan dukungan membuat Perry merasa kesepian. Ia mengaku sempat menangis dan merasakan jarak yang begitu besar dari orang-orang terdekatnya ketika harus tetap menjalankan tanggung jawab profesional.
Hubungan Perry dan Bloom sebelumnya menjadi salah satu kisah asmara selebritas yang cukup lama bertahan di tengah sorotan publik. Keduanya mulai menjalin hubungan pada 2016 dan kemudian bertunangan pada 2019. Dari hubungan tersebut, mereka memiliki seorang putri bernama Daisy Dove yang lahir pada 2020 dan kini berusia enam tahun. Perry menegaskan dirinya tidak memandang sembilan tahun kebersamaan tersebut sebagai sesuatu yang sia-sia meskipun akhirnya harus berpisah. Baginya, setiap hubungan membawa pelajaran yang membantu seseorang memahami dirinya sendiri dan menentukan arah kehidupan berikutnya. Perry menyadari pada akhirnya dirinya harus melepaskan hubungan tersebut agar dapat bergerak maju dan membuka ruang untuk fase baru dalam kehidupannya.
Di tengah tekanan emosional itu, Perry memilih tetap melanjutkan tur dan memenuhi komitmennya kepada penggemar, putrinya, serta dirinya sendiri. Ia mengatakan perjalanan panjang tersebut justru membantunya kembali memahami alasan mengapa dirinya memilih musik sebagai bagian utama kehidupannya. Daisy juga beberapa kali ikut mendampingi Perry selama tur dan melihat langsung ibunya bekerja serta menghadapi berbagai tantangan. Perry memandang pengalaman itu penting karena putrinya dapat melihat bagaimana dirinya berusaha tetap kuat ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan. Meski demikian, Perry tidak berusaha menggambarkan perjalanan tersebut sebagai sesuatu yang selalu menyenangkan. Ada hari-hari ketika dirinya harus tampil di hadapan ribuan orang meskipun secara pribadi sedang menghadapi tekanan yang sangat berat.
Perubahan besar kemudian terjadi ketika Perry bertemu Justin Trudeau dalam rangkaian perjalanannya. Keduanya pertama kali memunculkan spekulasi mengenai hubungan romantis pada Juli 2025 setelah terlihat menghabiskan waktu bersama di Montreal, Kanada. Trudeau kemudian terlihat menghadiri konser Perry bersama salah satu anaknya beberapa hari setelah pertemuan tersebut. Perry mengatakan pertemuan dengan Trudeau menjadi titik ketika banyak hal dalam kehidupannya mulai berubah. Ia bahkan menyebut salah satu hadiah terbesar yang diperoleh dari Lifetimes Tour bukan hanya keberhasilan menyelesaikan puluhan pertunjukan, tetapi kesempatan bertemu seseorang yang kini dianggapnya sebagai cinta dalam hidupnya. Hubungan mereka kemudian berkembang secara bertahap sebelum akhirnya semakin terbuka di hadapan publik.
Perry mengungkapkan bahwa dirinya sejak lama menginginkan hubungan yang terasa besar dan bermakna. Keinginan tersebut bahkan pernah dibicarakannya dengan terapis ketika mengevaluasi berbagai aspek kehidupannya. Sebagai seseorang yang percaya terhadap konsep manifestasi, Perry juga pernah menuliskan daftar hal yang ingin diwujudkan dalam hidupnya pada Agustus 2025. Poin terakhir dalam daftar tersebut hanya berisi dua kata, yakni “True Love” atau cinta sejati. Ketika mengingat kembali daftar tersebut setelah hubungannya dengan Trudeau berkembang, Perry merasa keinginan itu akhirnya menemukan bentuknya. Ia menggambarkan hubungan tersebut seperti bagian teka-teki yang selama ini belum hadir meskipun banyak aspek lain dalam kehidupannya telah mencapai sesuatu yang luar biasa.
Hubungan Perry dan Trudeau semakin terbuka ketika keduanya tampil bersama di Paris pada Oktober 2025 bertepatan dengan perayaan ulang tahun sang penyanyi. Seiring berjalannya waktu, Trudeau juga semakin sering terlihat memberikan dukungan terhadap aktivitas profesional Perry. Pada Juni 2026, keduanya tampil bersama di karpet merah Tribeca Festival dalam pemutaran film konser Katy Perry: The Lifetimes Tour – Live From Paris. Momen tersebut menjadi salah satu penampilan publik paling jelas dari pasangan itu setelah berbulan-bulan menjadi perhatian. Perry tidak lagi menyembunyikan rasa bahagianya ketika berbicara mengenai Trudeau. Ia menilai hubungan mereka berkembang pada saat dirinya telah memperoleh banyak pelajaran dari perjalanan pribadi sebelumnya.
Dukungan Trudeau terhadap karier Perry menjadi salah satu hal yang paling dihargai sang penyanyi. Mantan pemimpin Kanada tersebut tercatat hadir dalam banyak pertunjukan Perry dan bahkan menyaksikan sekitar separuh dari 20 konser terbarunya pada musim panas. Perry mengatakan Trudeau mengetahui lirik lagu-lagunya, memberikan dukungan, dan menunjukkan kekaguman terhadap apa yang dilakukannya di atas panggung. Bagi Perry, bentuk dukungan tersebut memberikan efek emosional yang sangat positif setelah dirinya melewati periode penuh tekanan. Ia menggambarkan Trudeau sebagai pribadi yang berorientasi pada hati dan merasa keduanya memiliki keselarasan dalam memandang sejumlah hal dalam kehidupan. Kehadiran pasangan yang memberikan dukungan tanpa mengambil alih ruang profesionalnya membuat Perry merasa lebih nyaman menjalani fase baru tersebut.
Perjalanan pribadi Perry juga berlangsung bersamaan dengan masa yang cukup menantang dalam karier musiknya. Album 143 yang dirilis sebelum Lifetimes Tour mendapatkan respons beragam dan menghadapi kritik cukup keras. Perry kemudian harus membuktikan dirinya melalui tur panjang yang mencakup 91 pertunjukan di 23 negara dan lima benua. Ia mengakui ada banyak pihak yang meragukan kemampuannya menyelesaikan rangkaian tersebut, tetapi dirinya memilih terus tampil sampai agenda tur selesai. Pengalaman itu kemudian diabadikan melalui film konser Katy Perry: The Lifetimes Tour – Live From Paris yang mulai ditayangkan secara terbatas di bioskop dan IMAX pada 2 September 2026. Film tersebut menjadi dokumentasi dari perjalanan profesional yang sekaligus berlangsung pada salah satu fase perubahan terbesar dalam kehidupan pribadinya.
Setelah menyelesaikan tur, Perry kini ingin menikmati kehidupan dengan ritme yang lebih tenang bersama Daisy dan orang-orang terdekatnya, termasuk Trudeau. Ia tidak menutup kemungkinan berbagai pengalaman selama setahun terakhir akan menjadi inspirasi bagi musik yang diciptakannya berikutnya. Perpisahan dengan Orlando Bloom, perjuangan menyelesaikan tur, hingga menemukan hubungan baru membuat Perry melihat periode sulit tersebut dari sudut pandang berbeda. Alih-alih hanya mengingatnya sebagai masa penuh tekanan, ia kini melihat perjalanan itu sebagai proses yang membawanya menuju babak kehidupan baru. Trudeau menjadi bagian penting dari perubahan tersebut dan secara terbuka telah disebut Perry sebagai cinta dalam hidupnya. Setelah melewati masa ketika dirinya merasa jauh, menangis, dan harus tetap berdiri di atas panggung, Perry kini memilih menikmati hubungan yang menurutnya memberikan dukungan sekaligus pemulihan emosional.