Jakarta, 4 Oktober 2026 – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menilai wisata olahraga atau sports tourism di Indonesia memiliki potensi menjanjikan untuk terus dikembangkan. Perpaduan antara kegiatan olahraga dan perjalanan wisata dinilai dapat menciptakan daya tarik baru bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Indonesia memiliki modal berupa keragaman destinasi, bentang alam, serta berbagai ajang olahraga yang dapat dikemas menjadi produk pariwisata.
Pengembangan wisata olahraga dinilai dapat memberikan dampak ekonomi lebih luas karena peserta maupun penonton sebuah ajang membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan, hingga berbagai layanan selama berada di destinasi. Kehadiran mereka juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menawarkan produk lokal. Dengan demikian, manfaat penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat menjangkau masyarakat di sekitar lokasi acara.
Sejumlah ajang olahraga berskala nasional dan internasional yang digelar di Indonesia menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi magnet kunjungan. Balap motor, lari, bersepeda, triathlon, selancar, hingga berbagai olahraga berbasis alam dapat dikembangkan sesuai karakter masing-masing daerah. Penyelenggaraan yang konsisten juga berpotensi membangun citra sebuah destinasi di kalangan komunitas olahraga internasional.
Kementerian Pariwisata mendorong pengembangan wisata olahraga tidak hanya berpusat pada pertandingan berskala besar. Kegiatan berbasis komunitas juga dapat menjadi bagian dari kalender wisata apabila dirancang secara menarik dan berkelanjutan. Daerah dapat memanfaatkan keunikan alam, budaya, dan kuliner sebagai pengalaman tambahan bagi peserta sehingga perjalanan tidak berhenti setelah kegiatan olahraga selesai.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, federasi olahraga, penyelenggara acara, pelaku industri pariwisata, dan sektor swasta menjadi unsur penting dalam pengembangannya. Infrastruktur, akses transportasi, kualitas akomodasi, keamanan, serta profesionalisme penyelenggaraan perlu dipersiapkan secara terpadu. Standar pelayanan yang baik akan menentukan pengalaman peserta sekaligus memengaruhi keinginan wisatawan untuk kembali berkunjung.
Wisata olahraga juga berpeluang membantu pemerataan kunjungan wisatawan ke berbagai wilayah Indonesia. Daerah yang belum menjadi tujuan wisata utama dapat memperkenalkan potensinya melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga yang sesuai dengan kondisi setempat. Jika dikelola dengan baik, sebuah acara dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memberikan kepastian pasar bagi industri pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.
Pemerintah berharap potensi besar wisata olahraga dapat dikembangkan menjadi salah satu kekuatan baru pariwisata nasional. Strategi tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memperpanjang masa tinggal dan meningkatkan belanja wisatawan di destinasi. Dengan pengelolaan berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor, wisata olahraga diharapkan memberikan kontribusi semakin besar terhadap perekonomian dan daya saing pariwisata Indonesia.