Jakarta, 20 September 2026 – PT Transportasi Jakarta melakukan penyesuaian sejumlah layanan Transjakarta pada Minggu, 20 September 2026, seiring pelaksanaan TNI Run 2026 dan rekayasa lalu lintas di kawasan Monumen Nasional hingga Bundaran HI, Jakarta Pusat. Tiga rute mengalami perubahan waktu operasional dan baru mulai melayani pelanggan pada pukul 10.00 WIB. Ketiga layanan tersebut adalah rute 1R Senen–Tanah Abang, 2Q Stasiun Gondangdia–Balai Kota, serta 5M Kampung Melayu–Tanah Abang via Cikini. Waktu operasional ketiga rute tersebut mundur sekitar lima jam dari jadwal biasanya. Penyesuaian dilakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pelanggan selama kegiatan berlangsung.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan perubahan operasional diberlakukan mengikuti rekayasa lalu lintas yang diterapkan untuk mendukung TNI Run 2026. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan berlangsung di kawasan Monas hingga Bundaran HI. Selain perubahan jam operasional tiga rute, sejumlah layanan lainnya mengalami modifikasi perjalanan pada pagi hari. Penyesuaian terutama berlaku pada pukul 05.00 hingga 09.00 WIB ketika kegiatan dan pengaturan lalu lintas berlangsung. Pelanggan diminta memperhitungkan perubahan tersebut sebelum melakukan perjalanan menggunakan angkutan umum.
Koridor 1 Blok M–Kota menjadi salah satu layanan yang mengalami perubahan cukup besar. Pada pukul 05.00 hingga 09.00 WIB, layanan tersebut dialihkan melalui Koridor 9 dan 13 dengan melewati tol dalam kota. Bus tetap melayani sejumlah halte dan kawasan seperti Petojo, Tarakan, Tomang Raya, Kota Bambu, Kemanggisan, Petamburan, Simpang Kuningan, Tegal Parang, Pancoran, Tegal Mampang, Rawa Barat, dan Pasar Santa. Namun, layanan untuk sementara tidak menjangkau sejumlah halte mulai kawasan Monumen Nasional hingga Kejaksaan Agung dan ASEAN. Pengalihan tersebut dilakukan karena sebagian jalur normal bersinggungan dengan kawasan yang terdampak TNI Run.
Penyesuaian juga diberlakukan pada rute 1A Pantai Maju–Balai Kota. Selama periode rekayasa lalu lintas, rute tersebut dialihkan dengan melayani Halte Pecenongan dan Juanda serta tidak melayani Halte Monumen Nasional dan Balai Kota untuk sementara. Sementara itu, rute 2 Pulo Gadung–Monumen Nasional tidak melayani Halte Monumen Nasional, Balai Kota, dan Gambir 2. Rute 2A Pulo Gadung–Rawa Buaya juga dialihkan melalui Juanda dengan tetap melayani Gambir, Istiqlal, Juanda, dan Pecenongan. Pada saat bersamaan, layanan tersebut tidak melayani Balai Kota dan Gambir 2.
Rute 3 Kalideres–Monumen Nasional via Veteran turut mengalami perubahan dengan dialihkan melalui Halte Pecenongan dan Juanda. Selama penyesuaian berlangsung, bus pada rute tersebut tidak melayani Halte Monumen Nasional. Perubahan berikutnya berlaku pada rute 5C Cililitan–Juanda yang dialihkan dengan melayani Halte Istiqlal dan Gambir, sementara Halte Monumen Nasional serta Balai Kota tidak dilayani. Kondisi serupa berlaku untuk rute 7F Kampung Rambutan–Juanda via Cempaka Putih. Rute tersebut tetap melayani Istiqlal dan Gambir, tetapi untuk sementara melewati layanan di Monumen Nasional dan Balai Kota.
Rute 14A Monumen Nasional–Jakarta International Stadium juga tidak melayani Halte Monumen Nasional selama periode penyesuaian pukul 05.00 hingga 09.00 WIB. Sementara itu, layanan 51ST Shuttle Hari Bebas Kendaraan Bermotor Ancol mengalami pengalihan pada pukul 05.00 hingga 08.00 WIB. Shuttle tersebut dialihkan melalui kawasan Lapangan Banteng dan sementara tidak melayani halte dari Monumen Nasional hingga Bundaran Senayan. Transjakarta menegaskan layanan lain yang biasanya berlaku selama Hari Bebas Kendaraan Bermotor tetap berjalan. Perubahan ini bersifat sementara dan disesuaikan dengan kebutuhan rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
TNI Run 2026 sendiri diperkirakan diikuti puluhan ribu peserta yang terbagi dalam tiga kategori. Besarnya jumlah peserta membuat pengaturan lalu lintas diperlukan di sejumlah ruas pusat Jakarta, khususnya di sekitar Monas dan Bundaran HI. Kawasan tersebut juga menjadi bagian penting dari jaringan layanan Transjakarta sehingga perubahan arus lalu lintas berpengaruh langsung terhadap operasional sejumlah rute. Transjakarta memilih melakukan pengalihan maupun perubahan jam operasi agar bus tidak terjebak di kawasan kegiatan. Setelah rekayasa lalu lintas selesai, pelayanan diharapkan dapat kembali mengikuti kondisi normal secara bertahap.
Transjakarta mengimbau masyarakat yang akan bepergian pada Minggu pagi untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memperhatikan rute alternatif. Pengguna yang biasanya mengandalkan rute 1R, 2Q, dan 5M perlu mengingat bahwa ketiga layanan baru mulai beroperasi pukul 10.00 WIB. Sementara pelanggan pada rute lain perlu memperhatikan halte yang sementara tidak dilayani akibat pengalihan. Informasi terkini mengenai kondisi layanan dapat dipantau melalui kanal resmi dan aplikasi Transjakarta karena penyesuaian dapat mengikuti situasi lalu lintas di lapangan. Dengan memahami perubahan tersebut sebelum berangkat, pelanggan dapat memilih layanan maupun titik transit yang lebih sesuai selama TNI Run 2026 berlangsung.