Jakarta, 20 September 2026 – Kabar duka datang dari dunia seni Indonesia setelah seniman yang dikenal dengan nama Den Baguse Ngarso meninggal dunia. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga, kerabat, sahabat, serta orang-orang yang mengenal perjalanan dan karya-karyanya. Sosok Den Baguse Ngarso selama ini dikenal memiliki perhatian besar terhadap seni dan kebudayaan. Kabar berpulangnya sang seniman juga mendapat respons dari kalangan yang pernah berinteraksi maupun berkarya bersamanya. Ucapan belasungkawa dan doa mengalir sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan hidupnya. Kepergiannya menjadi kehilangan bagi lingkungan seni tempat dirinya selama ini berkarya.
Den Baguse Ngarso dikenal sebagai sosok yang menjalani aktivitas kesenian dengan karakter dan pendekatan yang khas. Dalam perjalanan kreatifnya, seni tidak hanya menjadi ruang untuk menghasilkan karya, tetapi juga sarana menyampaikan gagasan dan menjaga hubungan dengan masyarakat. Kehadirannya dalam berbagai aktivitas kebudayaan membuat namanya dikenal di lingkungan seniman. Interaksi dengan sesama pelaku seni turut menjadi bagian penting dari perjalanan panjang tersebut. Ia juga meninggalkan berbagai kenangan bagi orang-orang yang pernah terlibat dalam kegiatan bersamanya. Jejak itulah yang kembali dikenang setelah kabar kepergiannya beredar.
Bagi rekan-rekannya, kehilangan seorang seniman tidak hanya berkaitan dengan berhentinya proses penciptaan karya. Pengalaman, gagasan dan pengetahuan yang dibangun selama bertahun-tahun juga menjadi bagian dari warisan yang ditinggalkan. Den Baguse Ngarso telah melewati perjalanan panjang dengan berbagai dinamika dunia seni dan kebudayaan. Konsistensi dalam menjalani proses kreatif membuat dirinya memiliki tempat tersendiri di antara orang-orang yang mengenalnya. Sejumlah kenangan mengenai aktivitas dan kebersamaan dengannya kembali disampaikan sebagai bentuk penghormatan. Hal tersebut menunjukkan bahwa karya seorang seniman dapat terus hidup melalui ingatan masyarakat dan generasi berikutnya.
Kabar duka tersebut sekaligus mengingatkan mengenai pentingnya dokumentasi terhadap perjalanan para pelaku seni Indonesia. Banyak seniman membangun kontribusinya melalui proses panjang yang tidak selalu tercatat secara luas. Karya, arsip, cerita maupun pengalaman mereka memiliki nilai penting untuk memahami perkembangan kebudayaan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Den Baguse Ngarso menjadi bagian dari perjalanan tersebut melalui aktivitas seni yang dijalaninya. Kepergiannya tidak menghapus pengaruh dari karya maupun hubungan yang telah dibangun selama hidup. Sebaliknya, berbagai peninggalan tersebut dapat menjadi bahan untuk mengenang perjalanan kreatifnya.
Keluarga dan orang-orang terdekat kini menghadapi masa duka setelah kehilangan sosok yang menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka. Dukungan dari sahabat serta komunitas seni menjadi bentuk solidaritas pada saat seperti ini. Doa juga disampaikan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan menghadapi kepergian Den Baguse Ngarso. Di lingkungan kebudayaan, penghormatan terhadap seorang seniman biasanya berlangsung melalui upaya menjaga karya dan cerita mengenai perjalanan hidupnya. Cara tersebut memungkinkan generasi berikutnya tetap mengenal kontribusi yang pernah diberikan. Kenangan mengenai Den Baguse Ngarso pun diharapkan tetap terpelihara melalui karya serta orang-orang yang pernah bersentuhan dengannya.
Berpulangnya Den Baguse Ngarso menambah daftar kehilangan tokoh yang telah memberikan warna bagi perjalanan seni Indonesia. Meski sang seniman tidak lagi hadir secara langsung, jejak kreativitas dan hubungan yang dibangunnya tetap menjadi bagian dari ingatan orang-orang terdekat. Karya seni memiliki kemampuan melampaui usia penciptanya karena dapat terus dilihat, dibicarakan dan ditafsirkan kembali. Warisan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan paling panjang terhadap perjalanan seorang seniman. Dunia seni kini melepas Den Baguse Ngarso dengan berbagai kenangan yang pernah tercipta sepanjang hidupnya. Kepergiannya meninggalkan duka sekaligus pengingat bahwa karya dan dedikasi dapat terus bertahan setelah seorang seniman berpulang.